Ukraina Ogah Konfliknya Dibandingkan dengan Perang Korea

Selasa, 19 Juli 2022 - 13:06 WIB
Dia menambahkan satu-satunya cara untuk mengakhiri "perang" yang sedang berlangsung adalah dengan "mengalahkan" Rusia dan mengizinkan Ukraina "membebaskan wilayah."

“Setiap konflik beku berarti permusuhan akan kembali dalam beberapa tahun dan konflik baru akan lebih berdarah,” ungkap Podolyak memperingatkan.

Baca juga: Ukraina Sebut Syarat Negosiasi Damai, Salah Satunya Rusia Kalah Perang

Kata-katanya muncul setelah Stavridis mengatakan kepada pembawa acara radio John Catsimatidis bahwa dia melihat "yang ini menuju ke akhir Perang Korea."

Stavridis menambahkan, “Itu berarti gencatan senjata, zona militer antara kedua belah pihak, permusuhan yang berkelanjutan, semacam konflik yang membeku.”

Pensiunan laksamana itu juga mengatakan dia memperkirakan permusuhan akan mereda dalam “periode empat hingga enam bulan” karena “tidak ada pihak” yang akan mampu mempertahankan intensitas perang saat ini lebih lama lagi.

Perang Korea terjadi antara tahun 1950 dan 1953, dengan Uni Soviet mendukung Pyongyang dan AS mendukung Seoul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!