Geng Narkoba Sinaloa Terpecah dan Perang, 16 Orang Terbunuh

Jum'at, 26 Juni 2020 - 11:16 WIB
Laporan tersebut menunjukkan perpecahan yang mendalam di salah satu kartel narkoba paling kuat di Meksiko, meskipun El Chapo yang ditangkap tahun 2016 dan ekstradisi ke Amerika Serikat sedang menjalani hukuman penjara seumur hidup di Amerika.

Castaneda mengatakan kelompok-kelompok yang bersaing di kartel Sinaloa telah bentrok pada delapan kesempatan terpisah di daerah itu sejak 29 Mei.

Pejabat itu mengatakan polisi menyita 40 senjata kaliber tinggi, 10 granat, 36.000 amunisi dan 24 kendaraan, setelah bentrok pecah.

Para korban tewas semuanya laki-laki, berusia 20 hingga 50 tahun, dan tujuh di antaranya telah diidentifikasi sebagai penduduk Tepuche. Mayat-mayat di dalam mobil mengenakan pakaian taktis, termasuk rompi antipeluru.

Kejahatan terorganisir tetap aktif di Meksiko, meskipun negara itu dilanda pandemi virus corona baru (Covid-19). (Baca juga:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!