Ukraina Butuh Rp11,2 Kuadriliun untuk Perbaikan Kerusakan Infrastruktur

Selasa, 05 Juli 2022 - 05:30 WIB
Ukraina memang mengalami kehancuran hebat akibat dari gempuran militer Rusia. Selain kerusakan infrastuktur, Ukraina juga terus mengalami kekalahan di medan pertempuran. Seperti yang terjadi di Lisichansk, di mana Kiev menarik mundur pasukan mereka.

Baca: Mehan Rusia: 2.000 Tentara Ukraina Tewas di Pertempuran Lisichansk

Staf Umum angkatan bersenjata Ukraina pada hari Minggu mengatakan pihaknya menarik pasukan dari Lisichansk untuk menyelamatkan nyawa para prajurit. “Setelah pertempuran sengit untuk Lisichansk, pasukan pertahanan Ukraina terpaksa mundur dari posisi dan garis mereka,” jelasnya.

Penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina Viktor Andrusiv mengatakan kepada Strana bahwa menurutnya pasukan Ukraina "perlu melakukan penarikan terorganisir dari Lisichansk," kemudian bertemu pasukan LPR dan Rusia di garis pertahanan kedua di Seversk - Bakhmut sumbu.

Pada hari Minggu, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu melaporkan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa kendali atas Republik Rakyat Lugansk telah disita. Kementerian Pertahanan mengatakan pasukan Rusia dan Milisi Rakyat LPR telah membentuk kendali penuh atas Lisichansk.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!