Erdogan Sebut Operasi Militer di Suriah Dapat Dimulai Kapan Saja

Sabtu, 02 Juli 2022 - 22:00 WIB
Media lokal melaporkan bahwa 50.000 tentara Turki dan 5.000 pejuang dari apa yang disebut Tentara Pembebasan Suriah, yang dikendalikan oleh Ankara, diperkirakan akan ambil bagian dalam operasi tersebut.

Seperti dicatat, operasi itu akan memungkinkan Turki untuk mengontrol bagian perbatasan sepanjang 600 kilometer dengan negara Timur Tengah dan meminimalkan ancaman teroris yang berasal dari wilayah tetangga.

Baca: Keberatan Dicabut, Turki Restui Finlandia dan Swedia Jadi Anggota NATO

Secara khusus, surat kabar Hurriyet mencatat, daerah yang direbut enam tahun lalu oleh Pasukan Bela Diri Rakyat Suriah akan dibebaskan dan koridor keamanan akan diperluas. Dengan demikian, daerah di tepi barat Sungai Efrat akan sepenuhnya dibersihkan dari pasukan pro-Kurdi, yang dianggap Ankara sebagai cabang dari PKK Partai Pekerja Kurdistan yang dilarang di negara itu.

Sebagai hasil dari operasi Turki sebelumnya di Suriah utara, zona keamanan dibuat antara kota Aazaz dan Jerablus di utara Aleppo, Afrin diduduki, dan daerah perbatasan di timur Sungai Efrat dikuasai.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!