Putin: Meski Tujuan Tetap Sama, Taktik Dapat Berubah
Kamis, 30 Juni 2022 - 13:25 WIB
Mengomentari pengakuan Sekretaris Jenderal NATO bahwa blok itu bersiap-siap untuk konflik sejak 2014, Putin mengatakan itu “bukan hal baru” bagi Moskow.
Dia menambahkan, untuk waktu yang lama, Amerika Serikat (AS) telah mencari musuh eksternal untuk mengumpulkan sekutu di sekitar Washington, dan Rusia lebih cocok untuk peran itu daripada Iran.
“Ini sekali lagi menegaskan apa yang telah kami katakan selama ini: bahwa NATO adalah peninggalan Perang Dingin,” ujar Putin.
Dia menekankan, “Kami selalu diberitahu bahwa NATO telah berubah, bahwa itu adalah blok politik sekarang, tetapi semua orang mencari peluang dan pembenaran untuk memberinya momentum baru sebagai organisasi militer khusus. Dan begitulah, mereka melakukannya.”
Menanggapi pertanyaan tentang Finlandia dan Swedia yang bergabung dengan blok tersebut, Putin mengatakan penggambaran Barat tentang ini sebagai kekalahan tujuan Rusia untuk menjauhkan NATO sepenuhnya salah.
“Kami tidak memiliki masalah dengan Swedia dan Finlandia yang sayangnya kami lakukan dengan Ukraina,” papar dia.
Dia menjelaskan, “Kami tidak memiliki perselisihan teritorial, kami tidak memiliki apa pun yang akan mengkhawatirkan kami sehubungan dengan keanggotaan NATO di Finlandia dan Swedia. Jika mereka mau, biarkan saja.”
“Mereka harus memahami dengan jelas bahwa mereka tidak memiliki ancaman sebelumnya, tetapi sekarang, jika pasukan militer dan infrastruktur berada di sana, kami akan dipaksa untuk membalas, dan menciptakan ancaman yang sama untuk wilayah kami," tutur Putin.
Dia menambahkan, untuk waktu yang lama, Amerika Serikat (AS) telah mencari musuh eksternal untuk mengumpulkan sekutu di sekitar Washington, dan Rusia lebih cocok untuk peran itu daripada Iran.
“Ini sekali lagi menegaskan apa yang telah kami katakan selama ini: bahwa NATO adalah peninggalan Perang Dingin,” ujar Putin.
Dia menekankan, “Kami selalu diberitahu bahwa NATO telah berubah, bahwa itu adalah blok politik sekarang, tetapi semua orang mencari peluang dan pembenaran untuk memberinya momentum baru sebagai organisasi militer khusus. Dan begitulah, mereka melakukannya.”
Menanggapi pertanyaan tentang Finlandia dan Swedia yang bergabung dengan blok tersebut, Putin mengatakan penggambaran Barat tentang ini sebagai kekalahan tujuan Rusia untuk menjauhkan NATO sepenuhnya salah.
“Kami tidak memiliki masalah dengan Swedia dan Finlandia yang sayangnya kami lakukan dengan Ukraina,” papar dia.
Dia menjelaskan, “Kami tidak memiliki perselisihan teritorial, kami tidak memiliki apa pun yang akan mengkhawatirkan kami sehubungan dengan keanggotaan NATO di Finlandia dan Swedia. Jika mereka mau, biarkan saja.”
“Mereka harus memahami dengan jelas bahwa mereka tidak memiliki ancaman sebelumnya, tetapi sekarang, jika pasukan militer dan infrastruktur berada di sana, kami akan dipaksa untuk membalas, dan menciptakan ancaman yang sama untuk wilayah kami," tutur Putin.
Lihat Juga :