KTT Uni Eropa Berikan Status Kandidat pada Ukraina dan Moldova

Jum'at, 24 Juni 2022 - 03:00 WIB
Sebelumnya pada 17 Juni, Komisi Eropa merekomendasikan agar KTT memberikan status kandidat ke Ukraina dan Moldova. Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola mengatakan, Uni Eropa harus memberikan Ukraina status calon sebagai "simbol harapan" untuk mendukung moral Ukraina sementara negara itu memiliki jalan panjang sebelum aksesi yang sebenarnya.

Berbicara menjelang KTT, Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo mengisyaratkan bahwa pemberian status calon Uni Eropa kepada Ukraina adalah "pesan simbolis" penting untuk mendukung Kiev di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Rusia.

Baca: Tentara Inggris Diperintahkan Bersiap Hadapi Rusia di Medan Perang Eropa

“Keanggotaan UE yang sebenarnya, bagaimanapun, masih "bertahun-tahun" lagi dan negara itu harus memenuhi standar Eropa terlebih dahulu, jelasnya.

“Ini tidak berarti bahwa Ukraina akan segera menjadi bagian dari Uni Eropa. Ini adalah proses bertahun-tahun dengan banyak reformasi yang akan sangat sulit dan bagi kami sangat penting untuk memberikan sinyal simbolis yang kuat,” kata De Croo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!