7 Perang Terbesar di Dunia
Senin, 29 Juni 2020 - 06:36 WIB
6. Perang Dingin
Kekalahan Jerman di Perang Dunia II menyisakan Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai negara adidaya. Dunia terbagi menjadi Blok Barat dengan AS dan NATO-nya di satu sisi dan Blok Timur, Uni Soviet bersama sekutunya dengan Pakta Warsawa-nya. (Lihat grafis: Bentrok Dengan China, India Kebut Pembelian 33 Jet Tempur Rusia)
Negara-negara yang tidak mengikuti kubu barat atau timur membentuk Gerakan Non-Blok (Non-Alignment Movement). Konflik antara AS dan Uni Soviet ini dinamakan Perang Dingin karena tidak ada bentrokan militer. Kedua belah pihak bersaing melalui penyebaran ideologi dan koalisi militer.
7. Konflik Israel-Palestina
Konflik Palestina-Israel ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Dimulai dari kongres Zionis pertama yang diprakarsai Theodore Herlz pada 1897 di Basel, Swiss. Dia menyebutkan bahwa Yahudi bukan hanya sebatas agama, namun merupakan sebuah bangsa yang menginginkan tanah air. (Baca juga: Indonesia Desak ASEAN Dukung Hak Palestina dan Tolak Rencana Aneksasi Israel)
Hingga akhirnya Pemerintah Kerajaan Inggris mengabulkan tanah Palestina untuk bangsa Yahudi dan menamainya Israel. Selain Palestina dan Israel, banyak negara yang terlibat dalam konflik ini, antara lain Rusia, AS, Inggris, dan negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab. Sampai sekarang masih terjadi gesekan-gesekan antara tentara Israel dan rakyat Palestina.
Sumber: www.mizanpublishing.com
Kekalahan Jerman di Perang Dunia II menyisakan Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai negara adidaya. Dunia terbagi menjadi Blok Barat dengan AS dan NATO-nya di satu sisi dan Blok Timur, Uni Soviet bersama sekutunya dengan Pakta Warsawa-nya. (Lihat grafis: Bentrok Dengan China, India Kebut Pembelian 33 Jet Tempur Rusia)
Negara-negara yang tidak mengikuti kubu barat atau timur membentuk Gerakan Non-Blok (Non-Alignment Movement). Konflik antara AS dan Uni Soviet ini dinamakan Perang Dingin karena tidak ada bentrokan militer. Kedua belah pihak bersaing melalui penyebaran ideologi dan koalisi militer.
7. Konflik Israel-Palestina
Konflik Palestina-Israel ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Dimulai dari kongres Zionis pertama yang diprakarsai Theodore Herlz pada 1897 di Basel, Swiss. Dia menyebutkan bahwa Yahudi bukan hanya sebatas agama, namun merupakan sebuah bangsa yang menginginkan tanah air. (Baca juga: Indonesia Desak ASEAN Dukung Hak Palestina dan Tolak Rencana Aneksasi Israel)
Hingga akhirnya Pemerintah Kerajaan Inggris mengabulkan tanah Palestina untuk bangsa Yahudi dan menamainya Israel. Selain Palestina dan Israel, banyak negara yang terlibat dalam konflik ini, antara lain Rusia, AS, Inggris, dan negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab. Sampai sekarang masih terjadi gesekan-gesekan antara tentara Israel dan rakyat Palestina.
Sumber: www.mizanpublishing.com
(poe)
Lihat Juga :