Presiden Zelensky: Afrika Sandera dalam Perang Rusia di Ukraina

Selasa, 21 Juni 2022 - 03:03 WIB
“Perang ini mungkin tampak sangat jauh bagi Anda dan negara Anda. Tapi, harga pangan yang melonjak drastis telah membawa (perang) ke rumah jutaan keluarga Afrika,” katanya.

“Tingkat harga pangan yang tidak adil, yang dipicu oleh perang Rusia, sangat terasa di semua benua. Sayangnya, ini bisa menjadi masalah khusus bagi negara Anda,” lanjutnya.

Baca: Ukraina Siap Bertarung dengan Sekop jika Tak Ada Senjata Barat

Meskipun krisis biji-bijian global akan berlangsung selama Rusia menekan "perang kolonial", dia mengatakan, Ukraina mencoba segalanya untuk membebaskan pelabuhannya sambil juga mencoba "membangun rantai pasokan logistik baru" untuk 25 juta ton biji-bijian yang diblokir di dalam perbatasannya.

“Kami sedang melakukan negosiasi bertingkat yang kompleks untuk membuka blokir pelabuhan Ukraina kami. Tetapi, belum ada kemajuan karena belum ada alat nyata yang ditemukan untuk memastikan Rusia tidak menyerang mereka lagi,” jelasnya.

Sejauh ini, organisasi global belum menemukan cara untuk meyakinkan Rusia untuk mengakhiri invasinya. “Itulah sebabnya krisis pangan di dunia akan terus berlanjut selama perang kolonial ini berlanjut,” kata Zelensky.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!