Chip Buatan AS Ditemukan di Tank Rusia, FBI Gelar Investigasi

Jum'at, 17 Juni 2022 - 04:19 WIB
Menyusul peluncuran operasi militer Moskow di Ukraina, AS dan banyak sekutunya melarang penjualan chip komputer ke perusahaan pertahanan Rusia dan membatasi pengiriman ke pembeli lain dari negara itu.

Langkah ini semakin memperketat pembatasan yang telah diperkenalkan pada tahun 2014, menyusul reunifikasi Crimea dengan Rusia.

Sebelum konflik, chip dasar dapat dijual ke pembeli Rusia tanpa batasan, sedangkan produk yang lebih canggih mengharuskan eksportir untuk memperoleh lisensi khusus dari pemerintah AS.

Penyelidikan federal mengikuti laporan oleh LSM dan think tank di AS, Inggris serta beberapa negara lain, mengklaim bahwa chip komputer buatan Barat termasuk Amerika telah ditemukan di perangkat keras militer Rusia di Ukraina.

Baca juga: Biden Umumkan Bantuan Senjata Rp14 Triliun untuk Ukraina

Bulan lalu, kelompok Penelitian Persenjataan Konflik (CAR) mengklaim para penyelidiknya telah menemukan komponen dari 70 perusahaan AS dan Eropa di peralatan Rusia. Beberapa chip diproduksi sebelum 2014, tetapi ada juga yang tampaknya lebih baru, hingga akhir 2020.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Royal United Services Institute pada bulan April, produk dari perusahaan seperti Intel, Analog Devices, Texas Instruments dan Onsemi telah digunakan oleh angkatan bersenjata Rusia dan negara-negara lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!