AS Pantau Laporan Warganya Ditangkap Rusia di Ukraina

Kamis, 16 Juni 2022 - 04:15 WIB
“Kami juga sekali lagi menegaskan warga AS tidak boleh melakukan perjalanan ke Ukraina karena konflik bersenjata aktif dan warga AS di Ukraina dipilih oleh pejabat keamanan pemerintah Rusia dan warga AS di Ukraina harus segera pergi jika aman untuk melakukannya menggunakan setiap pilihan transportasi darat komersial atau swasta lainnya,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Insiden itu dilaporkan melibatkan seorang mantan tentara Angkatan Darat dan seorang mantan Marinir yang bertempur atas nama Ukraina di dekat Kharkiv minggu lalu dan tertangkap pasukan Rusia setelah informasi "intel yang buruk" membuat mereka percaya bahwa daerah itu aman.

“Kami diberitahu bahwa kota itu dalam keadaan bersih ketika ternyata Rusia sudah menyerangnya,” kata seorang anggota tim mereka yang tidak disebutkan namanya kepada Telegraph.

“Mereka turun ke jalan dengan dua tank T72 dan beberapa BMP3 (kendaraan tempur lapis baja) dan sekitar 100 infanteri. Satu-satunya yang ada di sana adalah pasukan 10 orang kami," imbuhnya.

Baca juga: Rusia Kuasai 80% Kota Severodonetsk dan Potong Jalur Pelarian

Kedua sukarelawan, Alexander Drueke dan Andy Huynh, hilang selama pertempuran, tetapi pengawasan pesawat tak berawak Ukraina tidak melihat tubuh mereka, dan platform media Rusia kemudian mulai mengklaim penangkapan dua orang Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!