Rezim Kim Jong-un Habiskan Rp9,4 Triliun untuk Rentetan Uji Rudal Korut

Sabtu, 11 Juni 2022 - 01:09 WIB
Baca juga: AS Ancam Respons Kuat dan Cepat Jika Korut Uji Senjata Nuklir

Korea Utara berjuang dengan kekurangan pangan kronis, yang telah diperburuk oleh blokade virus corona yang diberlakukan sendiri selama bertahun-tahun, ditambah dengan sanksi internasional atas program senjatanya.

Meskipun laporan media pemerintah mengeklaim COVID-19 terkendali, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pekan lalu bahwa mereka berasumsi situasinya semakin buruk bukan lebih baik.

Para ahli mengatakan wabah itu dapat memicu krisis kesehatan besar di negara itu, yang memiliki salah satu sistem perawatan kesehatan terburuk di dunia.

Korea Utara melaporkan kasus omicron pertamanya pada 12 Mei dan virus sejak itu telah mengoyak populasi 25 juta yang tidak divaksinasi, dengan media pemerintah mengonfirmasi lebih dari 4,3 juta kasus "demam" secara total pada hari Kamis.

“Seperti yang dipersyaratkan oleh sistem anti-epidemi darurat maksimum, kami menuntut semua staf secara ketat mematuhi aturan dan peraturan anti-pandemi,” kata pejabat sanitasi Kim Hye Kyong kepada AFP di Pyongyang, Kamis, saat pekerja berpakaian hazmat menyemprot ke bawah bus troli.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!