Ribuan Helm Bantuan Jerman Tak Kunjung Datang, Pembantu Zelensky Meradang

Selasa, 07 Juni 2022 - 20:44 WIB
Ukraina dan Jerman memiliki hubungan diplomatik yang tegang karena apa yang diyakini Kiev sebagai dukungan yang tidak cukup dari Berlin. Duta Besar Ukraina untuk Jerman Andrey Melnik secara teratur membuat pernyataan yang meremehkan tentang negara tuan rumah dan kepemimpinannya.

Dia dengan terkenal menyebut kanselir Jerman sebagai seorang liverwurst, merujuk pada pepatah negeri Bavaria dimana seorang pria diejek adalah tersinggung atau merajuk, dalam salah satu perselisihan antara kedua negara.

Pekan lalu, Scholz mengatakan negaranya akan memasok salah satu senjata paling canggih Jerman, sistem pertahanan udara IRIS-T SL, untuk meningkatkan kemampuan militer Kiev.

Namun Kementerian pertahanan Jerman mengatakan itu sistem senjata itu masih sangat baru sehingga militernya sendiri tidak memilikinya dan Kiev harus menerimanya langsung dari pabrikan.

Baca juga: Zonk! Tentara Jerman Tidak Punya Senjata yang Dijanjikan untuk Ukraina

Rusia menyerang negara tetangga itu pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan persyaratan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan pengakuan Moskow atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.

Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.

Kremlin sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.

Kiev sendiri menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!