Pasukan Israel Bunuh Jurnalis Palestina di Hari Pertamanya Bekerja

Kamis, 02 Juni 2022 - 04:06 WIB
"Ghufran telah melamar pekerjaan sebagai presenter berita di radio kami dua minggu lalu," kata Jaabari. "Dia menjalani beberapa tes kualifikasi dan dipekerjakan dan hari ini (Rabu) adalah hari pertamanya bekerja," ujar Jaabari.

"Kami menunggu dia menjadi yang pertama mengudara sebagai suara baru kami, tetapi kami malah menerima berita pembunuhannya," ia menambahkan.

Akun media sosial Palestina mengedarkan video laporan Warasneh yang meliput berita Palestina untuk media lokal.

"Ghufran cerdas, karismatik, dan bersemangat tentang jurnalisme dan media," Jaabari menjelaskan.

"Dia sangat bersemangat untuk mulai bekerja dengan kami, dan kami antusias untuk memiliki bakatnya sebagai bagian dari tim," sambungnya.

Baca juga: PM Israel Rilis Dokumen Intelijen Iran Mata-matai Badan Nuklir PBB

Ghufran Warasneh adalah jurnalis Palestina kedua yang dibunuh oleh pasukan Israel dalam waktu kurang dari sebulan, setelah pembunuhan reporter Al Jazeera Shireen Abu Akleh di kamp pengungsi Jenin pada 11 Mei.

Dengan Warasneh, jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel sejak awal tahun 2022 meningkat menjadi 56 orang.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!