Putin akan Bicara dengan Erdogan, Dorong Negosiasi dengan Ukraina
Senin, 30 Mei 2022 - 19:27 WIB
Baca juga: Waspada, Krisis Pangan Global Meluas dari Gandum hingga Gula
Turki telah mengambil sikap netral dalam konflik yang pecah pada akhir Februari.
Baca juga: Negara yang Memiliki Pesawat Pengebom, Nomor 3 dan 4 di Asia
Ankara telah mempertahankan hubungan dengan Ukraina dan Rusia, menolak bergabung dengan sanksi Barat terhadap Moskow dan berusaha mengambil peran sebagai mediator dalam konflik tersebut.
Pada akhir Maret, Turki menjadi tuan rumah pembicaraan tingkat tinggi Rusia-Ukraina. Sementara kedua belah pihak mengisyaratkan kemajuan tertentu telah dibuat setelah pertemuan itu, pembicaraan itu pada akhirnya gagal menghasilkan hasil apa pun.
Permusuhan terus berlanjut dan proses negosiasi secara efektif terhenti, dengan Kiev dan Moskow saling menyalahkan atas kurangnya kemajuan menuju kesepakatan perdamaian potensial.
Turki telah mengambil sikap netral dalam konflik yang pecah pada akhir Februari.
Baca juga: Negara yang Memiliki Pesawat Pengebom, Nomor 3 dan 4 di Asia
Ankara telah mempertahankan hubungan dengan Ukraina dan Rusia, menolak bergabung dengan sanksi Barat terhadap Moskow dan berusaha mengambil peran sebagai mediator dalam konflik tersebut.
Pada akhir Maret, Turki menjadi tuan rumah pembicaraan tingkat tinggi Rusia-Ukraina. Sementara kedua belah pihak mengisyaratkan kemajuan tertentu telah dibuat setelah pertemuan itu, pembicaraan itu pada akhirnya gagal menghasilkan hasil apa pun.
Permusuhan terus berlanjut dan proses negosiasi secara efektif terhenti, dengan Kiev dan Moskow saling menyalahkan atas kurangnya kemajuan menuju kesepakatan perdamaian potensial.
Lihat Juga :