UEA Deteksi Kasus Cacar Monyet Pertama, Kedua di Timur Tengah
Rabu, 25 Mei 2022 - 17:20 WIB
"Kami telah menerapkan mekanisme yang tepat untuk mendiagnosis pasien yang dicurigai," kata sebuah pernyataan kementerian itu.
"Tim penasihat teknis untuk pengendalian pandemi juga telah menyiapkan panduan komprehensif untuk pengawasan, deteksi dini penyakit, manajemen pasien yang terinfeksi secara klinis, dan tindakan pencegahan," sambung pernyataan tersebut seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (25/5/2022).
Menurut harian UEA, The National, pihak kementerian mengatakan wanita yang didiagnosis terkena cacar monyet itu adalah seorang pengunjung alias wisatawan.
Baca juga: Inggris Temukan 36 Kasus Baru Cacar Monyet, Total Jadi 56
Cacar monyet, yang biasanya tidak berakibat fatal, dapat menyebabkan demam, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, kedinginan, kelelahan, dan ruam seperti cacar air di tangan dan wajah.
"Tim penasihat teknis untuk pengendalian pandemi juga telah menyiapkan panduan komprehensif untuk pengawasan, deteksi dini penyakit, manajemen pasien yang terinfeksi secara klinis, dan tindakan pencegahan," sambung pernyataan tersebut seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (25/5/2022).
Menurut harian UEA, The National, pihak kementerian mengatakan wanita yang didiagnosis terkena cacar monyet itu adalah seorang pengunjung alias wisatawan.
Baca juga: Inggris Temukan 36 Kasus Baru Cacar Monyet, Total Jadi 56
Cacar monyet, yang biasanya tidak berakibat fatal, dapat menyebabkan demam, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, kedinginan, kelelahan, dan ruam seperti cacar air di tangan dan wajah.
Lihat Juga :