Inggris: Peluncuran Satelit Militer Iran Berteknologi Rudal Balistik
Sabtu, 25 April 2020 - 15:12 WIB
Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengejutkan para analis dengan mengirimkan satelit militer pertamanya ke ruang angkasa pada hari Rabu dari launchpad yang sebelumnya tidak digunakan dan dengan sistem baru.
Iran menegaskan bahwa programnya nuklirnya bertujuan damai, namun negara-negara Barat khawatir apa yang dikerjakan rezim Teheran akan membantu negara itu membangun rudal balistik antarbenua yang bisa membawa hulu ledak nuklir.
Stasiun televisi pemerintah Iran pada hari Kamis mengatakan bahwa Teheran menerima sinyal dari satelit yang diluncurkan, namun televisi itu tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Prancis mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya sangat mengutuk peluncuran satelit militer Iran dan menyerukan kepada Teheran untuk segera menghentikan segala kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan rudal balistik yang dirancang untuk dapat membawa senjata nuklir, termasuk kendaraan peluncuran ruang angkasa.
"Mengingat bahwa teknologi yang digunakan untuk peluncuran ruang angkasa sangat mirip dengan yang digunakan untuk peluncuran rudal balistik, peluncuran ini secara langsung berkontribusi pada kemajuan yang sangat menyulitkan yang dibuat oleh Iran dalam program rudal balistiknya," bunyi pernyataan pemerintah Prancis. Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel juga menyampaikan kecaman.
Iran menegaskan bahwa programnya nuklirnya bertujuan damai, namun negara-negara Barat khawatir apa yang dikerjakan rezim Teheran akan membantu negara itu membangun rudal balistik antarbenua yang bisa membawa hulu ledak nuklir.
Stasiun televisi pemerintah Iran pada hari Kamis mengatakan bahwa Teheran menerima sinyal dari satelit yang diluncurkan, namun televisi itu tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Prancis mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya sangat mengutuk peluncuran satelit militer Iran dan menyerukan kepada Teheran untuk segera menghentikan segala kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan rudal balistik yang dirancang untuk dapat membawa senjata nuklir, termasuk kendaraan peluncuran ruang angkasa.
"Mengingat bahwa teknologi yang digunakan untuk peluncuran ruang angkasa sangat mirip dengan yang digunakan untuk peluncuran rudal balistik, peluncuran ini secara langsung berkontribusi pada kemajuan yang sangat menyulitkan yang dibuat oleh Iran dalam program rudal balistiknya," bunyi pernyataan pemerintah Prancis. Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel juga menyampaikan kecaman.
Lihat Juga :