Dinamai Mulut Neraka, Lubang Raksasa di Rusia Telan Apa Pun di Atasnya
Senin, 23 Mei 2022 - 11:44 WIB
Tanah di situs itu membeku secara permanen selama Zaman Es Kuarter 2,58 juta tahun yang lalu.
Ketika kawasan hutan dibuka pada tahun 1960-an, sinar matahari mencapai tanah dan mulai menghangatkannya.
Es di tanah mulai mencair dan ini menyebabkan tanah menjadi padat, merosot, dan surut.
Lubang raksasa yang dinamai "mulut neraka" ini bisa saja akan muncul di berbagai belahan dunia karena dampak pemanasan global terhadap suhu.
Karena Bumi terus menjadi lebih panas, ini dapat mengakibatkan lebih banyak lapisan es di permukaan mulai mencair.
Kawah Batagaika telah diukur sejak tahun 1980-an dan saat ini memiliki panjang sekitar satu kilometer dan kedalaman 86 meter.
Laporan lain yang dikutip The Mirror, Senin (23/5/2022), kawah raksasa ini berumur antara 120.000 hingga 200.000 tahun.
Itu menjadikannya daerah cekungan tertua yang ditemukan di Eurasia.
Ketika kawasan hutan dibuka pada tahun 1960-an, sinar matahari mencapai tanah dan mulai menghangatkannya.
Es di tanah mulai mencair dan ini menyebabkan tanah menjadi padat, merosot, dan surut.
Lubang raksasa yang dinamai "mulut neraka" ini bisa saja akan muncul di berbagai belahan dunia karena dampak pemanasan global terhadap suhu.
Karena Bumi terus menjadi lebih panas, ini dapat mengakibatkan lebih banyak lapisan es di permukaan mulai mencair.
Kawah Batagaika telah diukur sejak tahun 1980-an dan saat ini memiliki panjang sekitar satu kilometer dan kedalaman 86 meter.
Laporan lain yang dikutip The Mirror, Senin (23/5/2022), kawah raksasa ini berumur antara 120.000 hingga 200.000 tahun.
Itu menjadikannya daerah cekungan tertua yang ditemukan di Eurasia.
Lihat Juga :