Pertempuran Meningkat di Donbas, Ukraina Tak Yakin Gencatan Senjata Tercapai
Minggu, 22 Mei 2022 - 16:15 WIB
Pasukan Ukraina di wilayah yang dikuasai separatis di Luhansk dan Donetsk mengatakan pada hari Sabtu, bahwa mereka telah menangkis sembilan serangan dan menghancurkan lima tank dan 10 kendaraan lapis baja lainnya dalam 24 jam sebelumnya.
Pasukan Rusia menggunakan pesawat, artileri, tank, roket, mortir dan rudal di sepanjang garis depan untuk menyerang bangunan sipil dan daerah pemukiman, kata pihak Ukraina dalam sebuah posting Facebook. Sedikitnya tujuh orang tewas di wilayah Donetsk, kata mereka.
Baca: Moskow Terbitkan Daftar 963 Warga AS yang Dilarang Masuk ke Rusia
Sementara itu, penasihat Zelensky, Mykhailo Podolyak mengesampingkan persetujuan gencatan senjata dan mengatakan Kiev tidak akan menerima kesepakatan apa pun dengan Moskow yang melibatkan penyerahan wilayah.
“Membuat konsesi akan menjadi bumerang bagi Ukraina karena Rusia akan membalas lebih keras setelah pecahnya pertempuran,” kata Podolyak. "Perang tidak akan berhenti (setelah konsesi). Itu hanya akan ditunda untuk beberapa waktu," lanjutnya.
Pasukan Rusia menggunakan pesawat, artileri, tank, roket, mortir dan rudal di sepanjang garis depan untuk menyerang bangunan sipil dan daerah pemukiman, kata pihak Ukraina dalam sebuah posting Facebook. Sedikitnya tujuh orang tewas di wilayah Donetsk, kata mereka.
Baca: Moskow Terbitkan Daftar 963 Warga AS yang Dilarang Masuk ke Rusia
Sementara itu, penasihat Zelensky, Mykhailo Podolyak mengesampingkan persetujuan gencatan senjata dan mengatakan Kiev tidak akan menerima kesepakatan apa pun dengan Moskow yang melibatkan penyerahan wilayah.
“Membuat konsesi akan menjadi bumerang bagi Ukraina karena Rusia akan membalas lebih keras setelah pecahnya pertempuran,” kata Podolyak. "Perang tidak akan berhenti (setelah konsesi). Itu hanya akan ditunda untuk beberapa waktu," lanjutnya.
Lihat Juga :