Kota Prancis Ini Izinkan Wanita Muslim Berenang Gunakan Burkini
Rabu, 18 Mei 2022 - 02:56 WIB
Baca juga: Sebut Islam Ideologi Intoleransi, Akun Twitter Politisi Anti Islam Dibatasi
Burkini, diciptakan oleh Aheda Zanetti dari Australia, adalah pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh yang sebagian besar dikenakan oleh wanita Muslim yang menggabungkan tampilan burka dan bikini, hanya memperlihatkan wajah, kaki, dan tangan pemakainya.
Pakaian renang konservatif sebelumnya telah menjadi sumber ketegangan di Prancis, dengan burkini dilaporkan meningkatkan kekhawatiran tentang Islamisasi di Prancis yang sekuler.
Penegakan larangan Burkini dianggap ilegal di Prancis pada tahun 2016, dengan pengadilan administrasi tertinggi negara itu mengutip pelanggaran kebebasan mendasar untuk putusan tersebut.
Sebelum perubahan aturan pakaian renang Grenoble, ketegangan terkait burkini tidak jarang terjadi di kota itu, di mana aksi protes terkait hal tersebut mulai pecah pada 2018.
Burkini, diciptakan oleh Aheda Zanetti dari Australia, adalah pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh yang sebagian besar dikenakan oleh wanita Muslim yang menggabungkan tampilan burka dan bikini, hanya memperlihatkan wajah, kaki, dan tangan pemakainya.
Pakaian renang konservatif sebelumnya telah menjadi sumber ketegangan di Prancis, dengan burkini dilaporkan meningkatkan kekhawatiran tentang Islamisasi di Prancis yang sekuler.
Penegakan larangan Burkini dianggap ilegal di Prancis pada tahun 2016, dengan pengadilan administrasi tertinggi negara itu mengutip pelanggaran kebebasan mendasar untuk putusan tersebut.
Sebelum perubahan aturan pakaian renang Grenoble, ketegangan terkait burkini tidak jarang terjadi di kota itu, di mana aksi protes terkait hal tersebut mulai pecah pada 2018.
Lihat Juga :