Manifesto Penembak Mati 10 Orang di AS: Saya Harap Semua Yahudi ke Neraka

Senin, 16 Mei 2022 - 12:11 WIB
Manifesto yang dikaitkan dengan Gendron berakar pada teori konspirasi Great Replacement supremasi kulit putih, yang mengatakan bahwa orang Yahudi bertanggung jawab atas imigrasi non-kulit putih, dan bahwa non-kulit putih akan membanjiri dan menghapus ras kulit putih.

Robert Bowers, yang membunuh 11 orang di Sinagoga Tree of Life di Pittsburgh pada 2018, juga mengutip teori konspirasi itu sebelum serangannya.

Seorang penganut supremasi kulit putih yang membunuh seorang jemaat di sebuah sinagoga di Poway, California, mengatakan orang-orang Yahudi bertanggung jawab atas genosida "orang kulit putih Eropa".

Penulis manifesto hari Sabtu menulis bahwa penembakan itu dimaksudkan untuk membunuh dan mengintimidasi orang non-kulit putih dan menyebarkan ide-idenya.

Dia mengaku terinspirasi oleh penembak yang membunuh 51 orang di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada 2019.

Dia juga menyebut sosok penyerang Poway, Bowers dan penembak massal supremasi kulit putih lainnya.

Menurut ADL, manifesto Gendron sangat mirip dengan dokumen yang di-posting oleh penembak massal Selandia Baru, dan dalam beberapa kasus tampaknya menduplikasinya.

Gendron mengatakan dia bertindak sendiri, tidak berafiliasi dengan kelompok tertentu, dan telah diradikalisasi secara online mulai tahun 2020. Dia secara eksplisit mendukung neo-Nazisme, supremasi kulit putih, dan fasisme dalam dokumen tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!