Tak Sabar Ingin Menang, Putin Disebut Ambil Kendali Invasi Rusia ke Ukraina

Selasa, 03 Mei 2022 - 06:13 WIB
Keberhasilan simbolis seperti itu dapat dimasukkan ke dalam mesin propaganda Kremlin, menutupi kampanye militer yang oleh media-media Barat digambarkan "gagap".

Perang antara pasukan Rusia melawan pasukan Ukraina telah berlarut-larut sejak dimulai 24 Februari. Peralatan tempur Moskow dipaksa menghadapi pertahanan Ukraina yang didukung senjata modern dari negara-negara NATO, terutama dari Amerika Serikat (AS).

Pasukan Moskow telah mundur dari Ibu Kota Ukraina, Kiev, dengan dalih hanya ingin berfokus pada wilayah Ukraina timur untuk membebaskan wilayah Donbass.

"Putin sekarang mengambil kendali konflik dari hari ke hari," kata sumber senior Uni Eropa kepada Mujtaba Rahman, yang dilansir Daily Express, Selasa (3/5/2022).

Target utama barunya, katanya, Kryvyi Rih. Itu adalah adalah kota terbesar kedua di Ukraina berdasarkan wilayah dengan populasi sekitar satu juta jiwa.

Pengguna media sosial "UOI", yang sering menjadi komentator pada peristiwa di Ukraina, menulis: "Putin menuntut agar Dvornikov mengambil Kryvyi Rih, tanah kelahiran Zelensky, pada 9 Mei."

"Kami diberitahu dari intersepsi komunikasi bahwa petugas Rusia hanya shock," lanjut dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!