Rusia Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur SU-25 Ukraina

Minggu, 01 Mei 2022 - 13:54 WIB
"Pasukan roket Rusia menghancurkan 12 pusat komando tambahan dan dua depot amunisi artileri Ukraina," kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari atas perintah Presiden Vladimir Putin. Dia berargumen bahwa Rusia tidak punya pilihan setelah wilayah Donetsk dan Luhansk meminta bantuannya setelah delapan tahun pengeboman oleh pasukan Ukraina.

Baca juga: Ukraina Tuding Pasukan Rusia Curi Ratusan Ribu Ton Biji-bijian

Putin menyebut peristiwa yang terjadi di Donbass sebagai "genosida" dan tragedi bagi orang-orang yang tinggal di sana.

Namun Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!