Hamas Serukan Bom Tel Aviv, Bentrok Baru Pecah di Masjid Al Aqsa
Minggu, 01 Mei 2022 - 03:35 WIB
Sumber mengklaim bahwa orang-orang yang wajahnya ditutupi mengibarkan bendera Hamas, sambil mengatakan, "Kami adalah orang-orang dari (pemimpin Hamas) Muhammad Deif" dan "bom Tel Aviv".
Baca juga: Turki akan Boikot Latihan NATO, Ini Alasannya
Perkembangan yang dilaporkan Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 42 warga Palestina telah terluka dalam bentrokan setelah pasukan polisi Israel menyerbu kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur. Kerusuhan terjadi pada hari terakhir di bulan suci Ramadhan.
Polisi Israel merilis rekaman yang menunjukkan pemuda di kompleks melemparkan batu dan kembang api di lokasi pada dini hari Jumat, ketika polisi memasuki masjid.
Petugas polisi mengatakan mereka masuk untuk menahan "perusuh dan pelanggar hukum", beberapa di antaranya mencoba melemparkan batu ke arah Tembok Barat, situs suci Yahudi di bawah Al Aqsa.
Menurut pernyataan itu, petugas menggunakan "cara pembubaran kerusuhan" untuk menahan kerusuhan karena dua orang telah ditangkap, satu orang karena melempar batu dan orang lainnya karena "menghasut massa".
Bentrokan itu terjadi sebagai bagian dari gejolak umum dalam ketegangan yang mematikan di Israel, yang mengakibatkan operasi polisi besar-besaran yang dilakukan Israel di Tepi Barat.
Baca juga: Turki akan Boikot Latihan NATO, Ini Alasannya
Perkembangan yang dilaporkan Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 42 warga Palestina telah terluka dalam bentrokan setelah pasukan polisi Israel menyerbu kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur. Kerusuhan terjadi pada hari terakhir di bulan suci Ramadhan.
Polisi Israel merilis rekaman yang menunjukkan pemuda di kompleks melemparkan batu dan kembang api di lokasi pada dini hari Jumat, ketika polisi memasuki masjid.
Petugas polisi mengatakan mereka masuk untuk menahan "perusuh dan pelanggar hukum", beberapa di antaranya mencoba melemparkan batu ke arah Tembok Barat, situs suci Yahudi di bawah Al Aqsa.
Menurut pernyataan itu, petugas menggunakan "cara pembubaran kerusuhan" untuk menahan kerusuhan karena dua orang telah ditangkap, satu orang karena melempar batu dan orang lainnya karena "menghasut massa".
Bentrokan itu terjadi sebagai bagian dari gejolak umum dalam ketegangan yang mematikan di Israel, yang mengakibatkan operasi polisi besar-besaran yang dilakukan Israel di Tepi Barat.
Lihat Juga :