AS Berupaya Tingkatkan Kerja Sama Keamanan dengan Papua Nugini

Rabu, 27 April 2022 - 09:45 WIB
Jumat lalu, Amerika Serikat mengatakan telah memperingatkan Perdana Menteri Kepulauan Solomon Mannaseh Sogavare bahwa mereka akan memiliki "keprihatinan yang signifikan dan menanggapi dengan tepat" untuk setiap langkah untuk membentuk kehadiran militer China yang permanen.

China sebelumnya mengatakan bahwa perjanjian keamanan yang ditandatangani pekan lalu tidak menimbulkan risiko bagi AS. China telah mengkritik Australia, yang berjarak kurang dari 2.000 km dan secara historis memberikan kepolisian ke Kepulauan Solomon, karena menentangnya.

Baca: Tangkal Pengaruh China, AS Akan Kembali Buka Kedutaan di Kepulauan Solomon

Kritenbrink, bagian dari delegasi Gedung Putih yang melakukan perjalanan ke Kepulauan Solomon, Papua Nugini dan Fiji pekan lalu, mengatakan bahwa Sogavare telah menegaskan kembali dalam pertemuan itu bahwa kesepakatan China difokuskan pada kebutuhan keamanan domestik dan tidak akan ada pangkalan militer.

“Namun, Amerika Serikat akan memantau perkembangannya, karena khawatir dengan kurangnya transparansi dan motif China,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!