Sebut Islam Ideologi Intoleransi, Akun Twitter Politisi Anti Islam Dibatasi
Selasa, 26 April 2022 - 17:28 WIB
Wilders mengatakan bahwa dia mendapat pemberitahuan dari Twitter yang mengatakan jika dia menghapus tweet yang menyinggung, dia akan mendapatkan akses ke akunnya dalam waktu 12 jam. Namun, alih-alih menghapusnya Wilders malah mengajukan banding atas keputusan Twitter, dengan akunnya tetap ditangguhkan sampai perusahaan memutuskan bandingnya.
Tweet yang menyinggung itu sendiri tidak lagi terlihat. Akun Wilders tidak men-tweet apa pun sejak 20 April, ketika dia me-retweet sebuah opini olehnya di mana dia menyesali tahun-tahun di mana ia hidup di bawah penjagaan polisi karena banyak ancaman pembunuhan yang dilakukan terhadapnya oleh Muslim yang tersinggung oleh sikap anti-Islamnya.
Wilders telah menyerukan pelarangan al-Quran, masjid, dan imigrasi Muslim ke Belanda, dan membandingkan kitab suci Islam dengan risalah antisemitisme pemimpin Nazi Adolf Hitler Mein Kampf.
Baca juga: Alquran Hendak Dibakar, Dua Kota Swedia Diguncang Kerusuhan
Twitter belum secara terbuka mengomentari penangguhan yang dilaporkan.
Tweet yang menyinggung itu sendiri tidak lagi terlihat. Akun Wilders tidak men-tweet apa pun sejak 20 April, ketika dia me-retweet sebuah opini olehnya di mana dia menyesali tahun-tahun di mana ia hidup di bawah penjagaan polisi karena banyak ancaman pembunuhan yang dilakukan terhadapnya oleh Muslim yang tersinggung oleh sikap anti-Islamnya.
Wilders telah menyerukan pelarangan al-Quran, masjid, dan imigrasi Muslim ke Belanda, dan membandingkan kitab suci Islam dengan risalah antisemitisme pemimpin Nazi Adolf Hitler Mein Kampf.
Baca juga: Alquran Hendak Dibakar, Dua Kota Swedia Diguncang Kerusuhan
Twitter belum secara terbuka mengomentari penangguhan yang dilaporkan.
Lihat Juga :