Politisi Kemarin Sore Kalahkan PM 3 Periode dalam Pemilu Slovenia
Senin, 25 April 2022 - 10:42 WIB
"Tujuan kami telah tercapai: kemenangan yang akan memungkinkan kami membawa negara itu kembali ke kebebasan," kata Golob kepada para pendukungnya yang bergembira, Minggu malam, seperti dikutip AFP, Senin (25/4/2022).
“Masyarakat menginginkan perubahan dan telah menyatakan keyakinannya kepada kami sebagai satu-satunya yang dapat membawa perubahan itu,” ujarnya sebelumnya melalui siaran langsung dari rumahnya tempat dia diisolasi setelah tertular COVID-19.
Mantan manajer perusahaan listrik berusia 55 tahun itu telah berjanji untuk memulihkan "normalitas", setelah menyebut pemilu itu sebagai "referendum demokrasi".
Analis politik Miha Kovac mengatakan masyarakat sipil dan pemilih muda khususnya telah dimobilisasi. Analis memperkirakan peningkatan jumlah pemilih berbalik melawan gaya Jansa.
Jumlah pemilih mencapai sekitar 70 persen dari 1,7 juta pemilih—jauh lebih tinggi dari 52 persen dalam pemilu parlemen terakhir pada 2018.
"Pemungutan suara adalah suara menentang Jansa," kata Kovac. "Melawan Slovenia di jalur Hongaria, melawan demokrasi tidak liberal di Slovenia, melawan pemerintah yang mengambil alih televisi publik, melawan kontrol peradilan."
“Masyarakat menginginkan perubahan dan telah menyatakan keyakinannya kepada kami sebagai satu-satunya yang dapat membawa perubahan itu,” ujarnya sebelumnya melalui siaran langsung dari rumahnya tempat dia diisolasi setelah tertular COVID-19.
Mantan manajer perusahaan listrik berusia 55 tahun itu telah berjanji untuk memulihkan "normalitas", setelah menyebut pemilu itu sebagai "referendum demokrasi".
Analis politik Miha Kovac mengatakan masyarakat sipil dan pemilih muda khususnya telah dimobilisasi. Analis memperkirakan peningkatan jumlah pemilih berbalik melawan gaya Jansa.
Jumlah pemilih mencapai sekitar 70 persen dari 1,7 juta pemilih—jauh lebih tinggi dari 52 persen dalam pemilu parlemen terakhir pada 2018.
"Pemungutan suara adalah suara menentang Jansa," kata Kovac. "Melawan Slovenia di jalur Hongaria, melawan demokrasi tidak liberal di Slovenia, melawan pemerintah yang mengambil alih televisi publik, melawan kontrol peradilan."
Lihat Juga :