Lagi, AS Ancam China Jika Bantu Rusia dalam Perang Ukraina
Jum'at, 22 April 2022 - 19:01 WIB
Baca juga: Turki: Ada Negara NATO Ingin Perang Ukraina Berlarut-larut untuk Lemahkan Rusia
Sherman juga mengatakan AS akan bekerja dengan India untuk membantu negara itu menjauh dari ketergantungan tradisionalnya pada senjata Rusia, mengingat dampak sanksi global terhadap industri senjata Moskow.
“Mereka memahami bahwa militer mereka, yang dibangun di atas senjata Rusia, mungkin tidak memiliki masa depan dengan senjata Rusia lagi karena sanksi kami telah menarik kembali kompleks industri militer Rusia–dan itu tidak akan kembali dalam waktu dekat,” katanya, seperti dikutip Bloomberg, Jumat (22/4/2022).
China mengatakan minggu ini bahwa pihaknya berencana untuk terus memperkuat hubungan strategis dengan Rusia, menunjukkan hubungan itu tetap solid meskipun ada kekhawatiran atas kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan Presiden Vladimir Putin.
Pada saat yang sama, perusahaan China telah mematuhi sanksi AS meskipun pemerintah menentangnya dengan alasan kedaulatan.
India sebagian besar memiliki pandangan yang sama dengan China tentang perang, mendukung seruan untuk gencatan senjata dan solusi diplomatik sementara abstain di PBB pada pemungutan suara untuk rancangan resolusi yang mengutuk Rusia.
Sherman juga mengatakan AS akan bekerja dengan India untuk membantu negara itu menjauh dari ketergantungan tradisionalnya pada senjata Rusia, mengingat dampak sanksi global terhadap industri senjata Moskow.
“Mereka memahami bahwa militer mereka, yang dibangun di atas senjata Rusia, mungkin tidak memiliki masa depan dengan senjata Rusia lagi karena sanksi kami telah menarik kembali kompleks industri militer Rusia–dan itu tidak akan kembali dalam waktu dekat,” katanya, seperti dikutip Bloomberg, Jumat (22/4/2022).
China mengatakan minggu ini bahwa pihaknya berencana untuk terus memperkuat hubungan strategis dengan Rusia, menunjukkan hubungan itu tetap solid meskipun ada kekhawatiran atas kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan Presiden Vladimir Putin.
Pada saat yang sama, perusahaan China telah mematuhi sanksi AS meskipun pemerintah menentangnya dengan alasan kedaulatan.
India sebagian besar memiliki pandangan yang sama dengan China tentang perang, mendukung seruan untuk gencatan senjata dan solusi diplomatik sementara abstain di PBB pada pemungutan suara untuk rancangan resolusi yang mengutuk Rusia.
Lihat Juga :