Ikuti Indonesia, Malaysia Kecam Paludan Bakar Al-Quran Berdalih Kebebasan Berekspresi
Senin, 18 April 2022 - 08:17 WIB
Mobil polisi dibakar dalam demo yang berujung rusuh yang dipicu rencana pembakaran Al-Quran oleh kelompok ekstremis anti-Islam di Orebro, Swedia, 15 April 2022. Foto/Kicki Nilsson/ TT News Agency/via REUTERS
JAKARTA - Malaysia mengikuti langkah Indonesia dengan mengecam keras aksi provokatif Rasmus Paludan , pemimpin Partai Stram Kurs, karena membakar Al-Qur'an di Linkoping, Swedia. Aksinya itu berdalih kebebasan berekspresi.
Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam sebuah pernyataan hari Minggu mengatakan tindakan itu telah melampaui batas moral dan norma hak atas kebebasan berbicara dan berekspresi.
"Tindakan tersebut provokatif dan menghasut kebencian yang harus ditolak oleh semua orang yang mencari perdamaian dan mempromosikan hidup berdampingan secara damai," kata kementerian tersebut, seperti dikutip The Star.
Kementerian itu mencatat bahwa Malaysia menggarisbawahi pentingnya menghilangkan segala bentuk kekerasan dan kebencian, termasuk Islamofobia.
Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam sebuah pernyataan hari Minggu mengatakan tindakan itu telah melampaui batas moral dan norma hak atas kebebasan berbicara dan berekspresi.
"Tindakan tersebut provokatif dan menghasut kebencian yang harus ditolak oleh semua orang yang mencari perdamaian dan mempromosikan hidup berdampingan secara damai," kata kementerian tersebut, seperti dikutip The Star.
Kementerian itu mencatat bahwa Malaysia menggarisbawahi pentingnya menghilangkan segala bentuk kekerasan dan kebencian, termasuk Islamofobia.
Lihat Juga :