Orang Terkaya Ukraina Janji Bangun Kembali Mariupol yang Hancur Diinvasi Rusia
Sabtu, 16 April 2022 - 19:31 WIB
Baca juga: Kapal Perang Rusia Tenggelam, Bos CIA Sebut Risiko Perang Nuklir Meningkat
Namun, untuk saat ini, perusahaan Metinvest telah mengumumkan bahwa mereka tidak dapat memberikan kontrak pasokannya. Sedangkan keuangan dan industri SCM Group tetap memenuhi kewajiban utangnya. Perusahaan listrik swasta miliknya, DTEK, juga telah mengoptimalkan pembayaran utangnya dalam kesepakatan dengan kreditur.
"Mariupol adalah tragedi global dan contoh global kepahlawanan. Bagi saya, Mariupol telah dan akan selalu menjadi kota Ukraina," kata Akhmetov dalam jawaban tertulis atas pertanyaan dari Reuters, Sabtu (16/4/2022).
"Saya percaya bahwa tentara pemberani kami akan mempertahankan kota, meskipun saya mengerti betapa sulit dan sulitnya bagi mereka," katanya, seraya menambahkan bahwa dia setiap hari berhubungan dengan manajer Metinvest yang menjalankan pabrik Azovstal dan Illich Iron and Steel Works di Mariupol.
Pada hari Jumat, Metinvest mengatakan tidak akan pernah beroperasi di bawah pendudukan Rusia dan bahwa pengepungan Mariupol telah melumpuhkan lebih dari sepertiga kapasitas produksi metalurgi Ukraina.
Namun, untuk saat ini, perusahaan Metinvest telah mengumumkan bahwa mereka tidak dapat memberikan kontrak pasokannya. Sedangkan keuangan dan industri SCM Group tetap memenuhi kewajiban utangnya. Perusahaan listrik swasta miliknya, DTEK, juga telah mengoptimalkan pembayaran utangnya dalam kesepakatan dengan kreditur.
"Mariupol adalah tragedi global dan contoh global kepahlawanan. Bagi saya, Mariupol telah dan akan selalu menjadi kota Ukraina," kata Akhmetov dalam jawaban tertulis atas pertanyaan dari Reuters, Sabtu (16/4/2022).
"Saya percaya bahwa tentara pemberani kami akan mempertahankan kota, meskipun saya mengerti betapa sulit dan sulitnya bagi mereka," katanya, seraya menambahkan bahwa dia setiap hari berhubungan dengan manajer Metinvest yang menjalankan pabrik Azovstal dan Illich Iron and Steel Works di Mariupol.
Pada hari Jumat, Metinvest mengatakan tidak akan pernah beroperasi di bawah pendudukan Rusia dan bahwa pengepungan Mariupol telah melumpuhkan lebih dari sepertiga kapasitas produksi metalurgi Ukraina.
Lihat Juga :