Taipei: Ancaman China Justru Akan Meningkatkan Dukungan AS ke Taiwan
Sabtu, 16 April 2022 - 19:00 WIB
Dalam sebuah pernyataan kemarin malam, Kementerian Luar Negeri Taiwan mengecam reaksi "bandel dan konyol" China terhadap dua kunjungan sekelompok anggota Parlemen AS, yang pertama awal tahun ini.
“Ancaman kekuatan oleh pemerintah totaliter Partai Komunis China terhadap Taiwan hanya akan memperkuat keinginan rakyat Taiwan untuk membela kebebasan dan demokrasi, dan juga akan menarik dukungan untuk Taiwan yang demokratis dari Amerika Serikat dan bahkan mitra yang lebih demokratis,” kata kementerian tersebut.
Kementerian itu mengatakan Taiwan akan terus memperdalam kerja sama dengan Amerika Serikat dan negara-negara lain yang berpikiran sama untuk mempertahankan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, dan mencegah “ekspansi berkelanjutan” China.
Senator Ben Sasse, salah satu dari enam anggota Parlemen bipartisan yang mengunjungi Taiwan dan bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa China tidak dapat menggertak Amerika Serikat atau perwakilan terpilihnya.
"Rakyat Amerika tidak menyukai tiran dan sebaliknya secara naluriah mendukung orang-orang Taiwan yang mencintai kebebasan," katanya.
Taiwan telah berbesar hati dengan dukungan AS yang ditawarkan oleh pemerintahan Joe Biden, yang telah berulang kali berbicara tentang komitmen “kokoh” untuk pulau yang memerintah sendiri secara demokratis itu.
“Ancaman kekuatan oleh pemerintah totaliter Partai Komunis China terhadap Taiwan hanya akan memperkuat keinginan rakyat Taiwan untuk membela kebebasan dan demokrasi, dan juga akan menarik dukungan untuk Taiwan yang demokratis dari Amerika Serikat dan bahkan mitra yang lebih demokratis,” kata kementerian tersebut.
Kementerian itu mengatakan Taiwan akan terus memperdalam kerja sama dengan Amerika Serikat dan negara-negara lain yang berpikiran sama untuk mempertahankan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, dan mencegah “ekspansi berkelanjutan” China.
Senator Ben Sasse, salah satu dari enam anggota Parlemen bipartisan yang mengunjungi Taiwan dan bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa China tidak dapat menggertak Amerika Serikat atau perwakilan terpilihnya.
"Rakyat Amerika tidak menyukai tiran dan sebaliknya secara naluriah mendukung orang-orang Taiwan yang mencintai kebebasan," katanya.
Taiwan telah berbesar hati dengan dukungan AS yang ditawarkan oleh pemerintahan Joe Biden, yang telah berulang kali berbicara tentang komitmen “kokoh” untuk pulau yang memerintah sendiri secara demokratis itu.
Lihat Juga :