AS Prakarsai Penangguhan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB
Selasa, 05 April 2022 - 00:44 WIB
Sejak invasi Ukraina dimulai pada 24 Februari lalu, Majelis Umum PBB telah mengadopsi dua resolusi yang mengecam Rusia dengan setidaknya 140 suara menyatakan setuju. Moskow sendiri mengaku sedang melakukan "operasi militer khusus" yang bertujuan untuk menghancurkan infrastruktur militer Ukraina.
“Pesan saya kepada 140 negara yang telah dengan berani berdiri bersama adalah: gambaran Bucha dan kehancuran di seluruh Ukraina mengharuskan kita untuk mencocokkan kata-kata kita dengan tindakan,” kata Thomas-Greenfield.
Baca: Rusia Sangkal Lakukan Pembantaian Massal Mengerikan di Bucha Ukraina
Ia telah mengunjungi Rumania untuk melihat bagaimana negara itu mengatasi arus masuk pengungsi yang melarikan diri dari Ukraina.
Sementara Wakil Wali Kota Bucha mengatakan, 50 dari sekitar 300 mayat yang ditemukan setelah pasukan Kremlin mundur adalah korban pembunuhan di luar proses hukum yang dilakukan oleh pasukan Rusia.
“Pesan saya kepada 140 negara yang telah dengan berani berdiri bersama adalah: gambaran Bucha dan kehancuran di seluruh Ukraina mengharuskan kita untuk mencocokkan kata-kata kita dengan tindakan,” kata Thomas-Greenfield.
Baca: Rusia Sangkal Lakukan Pembantaian Massal Mengerikan di Bucha Ukraina
Ia telah mengunjungi Rumania untuk melihat bagaimana negara itu mengatasi arus masuk pengungsi yang melarikan diri dari Ukraina.
Sementara Wakil Wali Kota Bucha mengatakan, 50 dari sekitar 300 mayat yang ditemukan setelah pasukan Kremlin mundur adalah korban pembunuhan di luar proses hukum yang dilakukan oleh pasukan Rusia.
Lihat Juga :