Terancam Rusia, Polandia Siap Jadi Markas Bom Nuklir AS
Senin, 04 April 2022 - 08:16 WIB
Polandia menyatakan siap untuk menjadi markas senjata nuklir setelah merasa terancam oleh Rusia sejak invasi Moskow ke Ukraina dimulai 24 Februari lalu. Foto/Aaron/Flickr/via Lowy Institute
WARSAWA - Polandia , negara NATO di dekat Ukraina, menyatakan terbuka untuk dijadikan markas bom atau senjata nuklir Amerika Serikat (AS). Tawaran itu muncul setelah Warsawa merasa terancam oleh Rusia sejak menginvasi Ukraina.
Wakil Perdana Menteri Polandia Jaroslaw Kaczynski mengatakan dia terbuka dengan gagasan menyebarkan senjata nuklir taktis AS di negaranya.
Dia juga menyerukan Washington untuk mengirim puluhan ribu tentara Amerika lagi ke Eropa untuk memeriksa ancaman Rusia.
Kaczynski, yang memimpin Partai Hukum dan Keadilan yang berkuasa, juga mendesak NATO untuk melakukan lebih banyak di Ukraina—khususnya, mengirim misi penjaga perdamaian dan memberikan senjata seperti yang diminta Presiden Volodymyr Zelensky—dan mengatakan dia "sangat tidak puas" dengan Jerman.
Baca juga: Tentara Rusia Dituduh Bantai 57 Warga Sipil di Bucha Ukraina, Mayat-mayat Berserakan
"Sayap timur harus dilindungi jauh lebih baik di masa depan daripada sebelumnya," kata Kaczynski kepada surat kabar Jerman Welt Am Sonntag, yang dilansir Senin (4/4/2022).
Wakil Perdana Menteri Polandia Jaroslaw Kaczynski mengatakan dia terbuka dengan gagasan menyebarkan senjata nuklir taktis AS di negaranya.
Dia juga menyerukan Washington untuk mengirim puluhan ribu tentara Amerika lagi ke Eropa untuk memeriksa ancaman Rusia.
Kaczynski, yang memimpin Partai Hukum dan Keadilan yang berkuasa, juga mendesak NATO untuk melakukan lebih banyak di Ukraina—khususnya, mengirim misi penjaga perdamaian dan memberikan senjata seperti yang diminta Presiden Volodymyr Zelensky—dan mengatakan dia "sangat tidak puas" dengan Jerman.
Baca juga: Tentara Rusia Dituduh Bantai 57 Warga Sipil di Bucha Ukraina, Mayat-mayat Berserakan
"Sayap timur harus dilindungi jauh lebih baik di masa depan daripada sebelumnya," kata Kaczynski kepada surat kabar Jerman Welt Am Sonntag, yang dilansir Senin (4/4/2022).
Lihat Juga :