Australia Anggap Pakta Keamanan Kepulauan Solomon-China Picu Militerisasi Pasifik
Senin, 28 Maret 2022 - 14:49 WIB
Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasseh Sogavare, yang mengalihkan hubungan diplomatik dari Taiwan ke China pada 2019, dijadwalkan membuat pernyataan publik di parlemen tentang perjanjian keamanan dengan China pada Selasa pagi.
Laporan pangkalan militer pertama China di Pasifik datang ketika Australia memperluas anggaran militernya.
Australia juga menyelesaikan pengaturan keamanan trilateral bernama AUKUS dengan Amerika Serikat (AS) dan Inggris.
Sesuai AUKUS, Australia akan menerima teknologi dari AS dan Inggris untuk membangun kapal selam nuklir selain beberapa rudal dan perangkat keras militer.
AUKUS ditentang keras Beijing, yang menuduh Washington melakukan militerisasi kawasan Asia-Pasifik.
Pada Februari, AS mengumumkan pembukaan Kedutaan Besar di Kepulauan Solomon setelah memperhitungkan bahwa China ingin menciptakan hubungan militer di pulau-pulau Pasifik.
Laporan pangkalan militer pertama China di Pasifik datang ketika Australia memperluas anggaran militernya.
Australia juga menyelesaikan pengaturan keamanan trilateral bernama AUKUS dengan Amerika Serikat (AS) dan Inggris.
Sesuai AUKUS, Australia akan menerima teknologi dari AS dan Inggris untuk membangun kapal selam nuklir selain beberapa rudal dan perangkat keras militer.
AUKUS ditentang keras Beijing, yang menuduh Washington melakukan militerisasi kawasan Asia-Pasifik.
Pada Februari, AS mengumumkan pembukaan Kedutaan Besar di Kepulauan Solomon setelah memperhitungkan bahwa China ingin menciptakan hubungan militer di pulau-pulau Pasifik.
(sya)
Lihat Juga :