Ukraina Siap Penuhi Syarat Utama untuk Akhiri Perang dengan Rusia

Senin, 28 Maret 2022 - 07:18 WIB
Ukraina awalnya netral ketika merdeka pada tahun 1991, tetapi itu berubah setelah Rusia mencaplok Crimea pada tahun 2014, mendorong pemerintah Ukraina untuk mengadopsi tujuan baru menjadi anggota NATO.

Menerima netralitas sebagai syarat perdamaian akan menjadi konsesi yang signifikan bagi Rusia, karena akan berarti membuang ambisi Kyiv untuk bergabung dengan NATO.

Wawancara luas Zelensky dengan para jurnalis Rusia juga mencakup kisah mengerikan tentang situasi di Mariupol, di selatan Ukraina, yang telah menderita di bawah serangan Rusia tanpa henti selama berminggu-minggu.

Dia mengecam Rusia karena menolak kesempatan pasukan Ukraina untuk menemukan mayat tentara dan warga sipil yang tewas.

“Ada mayat di seluruh kota, baik tentara Rusia maupun warga sipil. Di mana-mana di jalanan. Tumpukan orang mati,” katanya.

“Militer kami tidak siap untuk meninggalkan mayat di kuburan massal, seperti sampah. Kami meminta izin untuk memindahkan jenazah korban tewas dan terluka. Mereka tidak mengizinkan kami," ujarnya.

“Saya tidak tahu apakah mereka memindahkan tentara Rusia yang tewas atau terluka ke arah yang sama dengan mereka membawa anak-anak.”

Itu adalah referensi Ukraina unutk Rusia yang dianggap "menghapus" warga sipil Ukraina dengan paksa. Ribuan orang telah dibawa melintasi perbatasan ke Rusia.

Rezim Putin mengeklaim para warga sipil Ukraina pergi secara sukarela, sementara Ukraina menyebut mereka sebagai sandera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!