Zelensky: Kesepakatan Apapun dengan Rusia akan Lewati Referendum Rakyat
Selasa, 22 Maret 2022 - 18:59 WIB
"Saya menjelaskan kepada semua kelompok perunding: ketika Anda berbicara tentang semua perubahan ini, dan itu mungkin bersejarah, kami tidak akan pergi ke mana pun, kami akan datang ke referendum," ungkap Zelensky kepada penyiar publik Ukraina dalam sebuah wawancara.
Baca juga: Arab Saudi Ogah Tanggung Jawab atas Harga Minyak Dunia yang Tinggi
Dia menambahkan, “Orang-orang akan memiliki suara mereka dan memberikan jawaban mereka untuk beberapa jenis kompromi atau lainnya. Mengenai apa yang akan terjadi, itu adalah masalah percakapan kami antara Ukraina dan Rusia.”
Sebelumnya pada hari itu, Rusia menolak tawaran Zelensky untuk bertemu langsung dengan Presiden Vladimir Putin. Menurut Rusia, pembicaraan itu “tidak membuat kemajuan yang signifikan.”
“Bagi kami untuk berbicara tentang pertemuan antara kedua presiden, pekerjaan rumah harus dilakukan. Pembicaraan harus diadakan dan hasilnya disepakati,” papar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Rusia juga menolak seruan untuk gencatan senjata, dengan mengatakan jeda seperti itu telah digunakan oleh Kiev untuk berkumpul kembali dan melancarkan serangan terhadap pasukannya.
Senin (21/3/2022) adalah kesempatan pertama di mana Zelensky mengemukakan gagasan referendum sejak Moskow mengirim pasukan ke Ukraina hampir sebulan lalu.
Baca juga: Arab Saudi Ogah Tanggung Jawab atas Harga Minyak Dunia yang Tinggi
Dia menambahkan, “Orang-orang akan memiliki suara mereka dan memberikan jawaban mereka untuk beberapa jenis kompromi atau lainnya. Mengenai apa yang akan terjadi, itu adalah masalah percakapan kami antara Ukraina dan Rusia.”
Sebelumnya pada hari itu, Rusia menolak tawaran Zelensky untuk bertemu langsung dengan Presiden Vladimir Putin. Menurut Rusia, pembicaraan itu “tidak membuat kemajuan yang signifikan.”
“Bagi kami untuk berbicara tentang pertemuan antara kedua presiden, pekerjaan rumah harus dilakukan. Pembicaraan harus diadakan dan hasilnya disepakati,” papar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Rusia juga menolak seruan untuk gencatan senjata, dengan mengatakan jeda seperti itu telah digunakan oleh Kiev untuk berkumpul kembali dan melancarkan serangan terhadap pasukannya.
Senin (21/3/2022) adalah kesempatan pertama di mana Zelensky mengemukakan gagasan referendum sejak Moskow mengirim pasukan ke Ukraina hampir sebulan lalu.
Lihat Juga :