Bisnis Senjata, Ini Deretan Anggota Kongres AS Untung dari Perang Rusia-Ukraina

Sabtu, 19 Maret 2022 - 14:32 WIB
Perwakilan untuk Frankel dan Harshbarger tidak menanggapi permintaan Insider untuk memberikan komentar.

Harshbarger sebelumnya telah melanggar undang-undang bernama Stop Trading on Congressional Knowledge Act atau STOCK Act 2012, dengan melaporkan perdagangan yang dilakukan oleh penasihat keuangannya melewati batas waktu yang diamanatkan federal.

Lebih dari selusin anggota Kongres lainnya atau keluarga mereka mengadakan investasi serupa pada saat Presiden Joe Biden menyetujui paket bantuan militer Ukraina senilai USD350 juta dua pekan lalu.

Pemerintah AS baru-baru ini memberikan beberapa miliar dolar lagi untuk tujuan pertahanan di Ukraina sebagai bagian dari paket pengeluaran baru pemerintah presiden Biden.

Baca juga: Zelensky: Bantuan Senjata Barat untuk Ukraina Tidak Gratis

CNN melaporkan bahwa AS dan anggota NATO lainnya sejauh ini telah mengirim 17.000 rudal anti-tank ke Ukraina dan 2.000 rudal anti-pesawat Stinger.

Sebagian besar anggota Kongres yang memegang saham di Raytheon dan Lockheed Martin tidak menjawab permintaan Insider untuk memberikan komentar. Daftar tersebut meliputi:

1. Senator John Hickenlooper, politisi Partai Demokrat asal Colorado, memegang antara USD100.001 hingga USD250.000 saham Raytheon, menurut pengungkapan tahunan terbarunya.

2. Senator Sheldon Whitehouse, politisi Partai Demokrat asal Rhode Island, memegang USD15.001 hingga USD50.000 saham Lockheed Martin. Dia juga memiliki saham antara USD50.001 hingga USD100.000 di United Technologies, yang diakuisisi oleh Raytheon.

3. Thomas Daffron, mantan kepala staf Hill dan suami Senator Partai Republik Susan Collins asal Maine, memegang saham United Technologies antara USD15.000 hingga USD50.000, yang diakuisisi oleh Raytheon. Annie Clark, juru bicara Collins, mengatakan dia pertama kali mengakuisisi United Technologies setidaknya sejak 2014, sebelum akuisisi Raytheon.

"Tom Daffron tidak terlibat dalam pembelian atau penjualan saham mana pun dalam portofolionya yang terdiversifikasi," katanya. "Keputusan investasi ini dibuat semata-mata oleh penasihat pihak ketiga." Clark juga menambahkan bahwa sang senator sendiri tidak memiliki saham.

4. Abigail Perlman Blunt, seorang pelobi untuk Kraft Heinz yang juga istri pensiunan Senator Partai Republik Roy Blunt asal Missouri, memegang antara USD100.001 hingga USD250.000 saham Lockheed Martin.

5. Senator Shelley Moore Capito, politisi Partai Republik asal West Virginia, memiliki antara USD1.001 hingga USD15.000 saham Lockheed Martin, menurut pengungkapan tahunannya. Suaminya, Charlie Capito, yang sebelumnya bekerja di bidang keuangan, memegang antara USD1.001 hingga USD15.000 saham di United Technologies, yang sekarang diakuisisi oleh Raytheon.

6. Senator Gary Peters, politisi Partai Demokrat asal Michigan, memegang antara USD1.001 hingga USD15.000 saham Raytheon. Peters memimpin Komite Kampanye Senator Demokrat serta Komite Keamanan Dalam Negeri dan Urusan Pemerintahan.

7. Martha Stacy, istri Senator Partai Demokrat Tom Carper asal Delaware, memegang antara USD1.001 hingga USD15.000 di saham Raytheon dan antara USD1.001 hingga USD15.000 di saham Lockheed Martin. Carper bertugas di Komite Senat untuk Keamanan Dalam Negeri dan Urusan Pemerintah.

Juru bicaranya, Rachel Levitan, mengatakan pasangan itu selalu berhati-hati untuk memastikan bahwa investasi keuangan mereka ditangani secara terpisah oleh penasihat keuangan yang membuat keputusan dan transaksi secara independen. "Carper sepenuhnya mendukung percakapan yang sedang berlangsung di Kongres tentang bagaimana memperkuat undang-undang dan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas untuk pejabat terpilih kami," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!