1.400 Tentara Rusia yang Terluka di Ukraina telah Keluar Rumah Sakit
Senin, 14 Maret 2022 - 14:31 WIB
“Mereka semua telah menyatakan kesediaan untuk bergabung kembali dengan unit mereka setelah pemulihan penuh untuk lebih memenuhi tugas mereka sebagai bagian dari ‘operasi militer khusus,’” papar laporan Krasnaya Zvezda.
Baca juga: Pemimpin Muslim Chechnya Kadyrov Terjun ke Medan Perang Ukraina
Moskow pertama kali mengungkapkan jumlah tentara yang tewas dan terluka di Ukraina pada 2 Maret.
Pada saat itu, Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan jumlah korban tewas 498 orang, dan mengatakan bahwa 1.597 prajurit terluka.
Rusia menolak klaim Kiev bahwa ada korban Rusia yang "tak terhitung" korban Rusia. Menurut Rusia, klaim Ukraina itu sebagai disinformasi.
Sejak itu, militer Rusia belum memperbarui jumlah korban tewas. Pihak Ukraina secara teratur merilis perkiraan warga Rusia yang terbunuh, mengklaim "lebih dari 12.000" tentara Rusia mungkin telah kehilangan nyawa mereka dalam serangan itu.
Pada Minggu, Kiev mengatakan bahwa sedikitnya 35 orang tewas dan lebih dari 130 terluka di kawasan militer Yavoriv, juga dikenal sebagai Pusat Internasional untuk Penjaga Perdamaian dan Keamanan, di luar Lviv, dekat perbatasan Ukraina dengan Polandia.
Baca juga: Pemimpin Muslim Chechnya Kadyrov Terjun ke Medan Perang Ukraina
Moskow pertama kali mengungkapkan jumlah tentara yang tewas dan terluka di Ukraina pada 2 Maret.
Pada saat itu, Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan jumlah korban tewas 498 orang, dan mengatakan bahwa 1.597 prajurit terluka.
Rusia menolak klaim Kiev bahwa ada korban Rusia yang "tak terhitung" korban Rusia. Menurut Rusia, klaim Ukraina itu sebagai disinformasi.
Sejak itu, militer Rusia belum memperbarui jumlah korban tewas. Pihak Ukraina secara teratur merilis perkiraan warga Rusia yang terbunuh, mengklaim "lebih dari 12.000" tentara Rusia mungkin telah kehilangan nyawa mereka dalam serangan itu.
Pada Minggu, Kiev mengatakan bahwa sedikitnya 35 orang tewas dan lebih dari 130 terluka di kawasan militer Yavoriv, juga dikenal sebagai Pusat Internasional untuk Penjaga Perdamaian dan Keamanan, di luar Lviv, dekat perbatasan Ukraina dengan Polandia.
Lihat Juga :