AS Sebut Lebih dari 500 Rudal Rusia Sudah Hujani Ukraina
Sabtu, 05 Maret 2022 - 11:07 WIB
Wilayah Zhytomyr, Ukraina, luluh lantak akibat serangan Rusia pada 4 Maret 2022. AS menyatakan sudah lebih dari 500 rudal Rusia menghujani Ukraina sejak awal invasi. Foto/REUTERS/Viacheslav Ratynskyi
WASHINGTON - Pejabat pertahanan Amerika Serikat (AS) menyebut lebih dari 500 serangan rudal Rusia sudah menghujani Ukraina sejak awal invasi, 24 Februari. Hari ini, invasi sudah memasuki hari kesepuluh.
Pejabat tersebut, yang dikutip Washington Post, Sabtu (5/3/2022), tanpa disebutkan namanya, mengatakan sekitar 92 persen kekuatan Moskow sekarang sudah berada di Ukraina.
Sementara itu, juru bicara Pentagon John Kirby meminta Moskow untuk lebih bertanggung jawab tentang target yang mereka pilih untuk diserang. Komentar itu muncul setelah serangan Moskow kemarin dilaporkan menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina, pembangkit terbesar di Eropa.
“Kami terus menyerukan kepada Rusia untuk menghentikan periode invasi...tetapi tentu saja kurang dari itu untuk lebih memperhatikan kewajiban mereka di bawah hukum internasional,” kata Kirby, mencatat bahwa PLTN tidak dirancang untuk menahan pertempuran.
Pejabat tersebut, yang dikutip Washington Post, Sabtu (5/3/2022), tanpa disebutkan namanya, mengatakan sekitar 92 persen kekuatan Moskow sekarang sudah berada di Ukraina.
Sementara itu, juru bicara Pentagon John Kirby meminta Moskow untuk lebih bertanggung jawab tentang target yang mereka pilih untuk diserang. Komentar itu muncul setelah serangan Moskow kemarin dilaporkan menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina, pembangkit terbesar di Eropa.
“Kami terus menyerukan kepada Rusia untuk menghentikan periode invasi...tetapi tentu saja kurang dari itu untuk lebih memperhatikan kewajiban mereka di bawah hukum internasional,” kata Kirby, mencatat bahwa PLTN tidak dirancang untuk menahan pertempuran.
Lihat Juga :