Mahathir: Jadi Bencana jika Trump Menang Pilpres AS Lagi

Senin, 15 Juni 2020 - 15:02 WIB
"Saya benar-benar berharap orang Amerika...memilih Biden, tentu saja saya tidak punya hak untuk memilih, tapi saya rasa dia (Biden) terdengar lebih masuk akal," imbuh Mahathir. (Baca: Mahathir Mohamad dan Putranya Diusir dari Partainya Sendiri )

Mahathir berpendapat Biden menanggapi protes atas kematian pria kulit hitam George Floyd dengan cara yang lebih tepat daripada Trump. Biden, sambung dia, tampil sebagai pendukung para pengunjuk rasa dan kampanye Black Lives Matter.

AS akan mengadakan pilpres pada November mendatang. Baik Trump maupun Biden sudah mulai saring serang dalam kampanye mereka.

Trump menghadapi badai kritik mulai dari penanganan pandemi Covid-19 hingga protes yang meluas atas kematian George Floyd, seorang pria Afrika-Amerika yang tewas usai lehernya dicekik polisi kulit putih dengan lututnya di Minneapolis pada 25 Mei lalu.

Mahathir juga mengkritik Trump terkait caranya menjalankan kampanye dan pemerintahannya. (Baca juga: Skenario Biden jika Trump Kalah Pilpres tapi Menolak Lengser )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!