Mahathir Mohamad dan Putranya Diusir dari Partainya Sendiri

Sabtu, 30 Mei 2020 - 09:58 WIB
loading...
Mahathir Mohamad dan...
Bekas perdana menteri dua kali Malaysia, Mahathir Mohamad, dalam sebuah konferensi pers. Foto/REUTERS/Lim Huey Teng
A A A
KUALA LUMPUR - Mahathir Mohamad , bekas perdana menteri dua kali Malaysia , dan putranya dikeluarkan dari partai mereka sendiri; Partai Bersatu. Tiga politisi lainnya juga bernasib sama.

Politisi 94 tahun tersebut dan mereka yang disingkirkan dari Partai Bersatu bersumpah melawan pemecatan karena dianggap tidak sah. Mereka diusir dari keanggotaan partai pada Kamis lalu.

"Tindakan sepihak oleh presiden (Partai) Bersatu untuk memecat kami tanpa alasan yang sah adalah karena ketakutannya sendiri dalam menghadapi pemilihan partai serta posisinya yang tidak aman sebagai perdana menteri yang paling tidak stabil dalam sejarah pemerintahan negara ini," bunyi pernyataan bersama Mahathir dan empat politisi lainnya, seperti dikutip dari AP, Sabtu (30/5/2020).

Partai Bersatu telah pecah menjadi dua kubu sejak pertengkaran politik yang hebat menyebabkan Mahathir mengundurkan diri sebagai perdana menteri pada Februari lalu. Puncak perseteruan politik itu ditandai dengan raja Malaysia menunjuk anggota Partai Bersatu; Muhyiddin Yassin, sebagai perdana menteri baru meski Mahathir keberatan.

Putra Mahathir, Mukhriz Mahathir, sejak itu menantang Muhyiddin sebagai presiden partai dalam pemungutan suara yang telah ditunda karena pandemi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. (Baca: PM Mahathir Mundur di Tengah Kacaunya Politik Malaysia )

Mahathir dan Muhyiddin bersama-sama mendirikan Partai Bersatu pada tahun 2016. Partai tersebut bergabung dengan aliansi yang mengklaim kemenangan yang menakjubkan dalam pemilu Malaysia 2018, yang mengarah pada perubahan pertama pemerintahan sejak kemerdekaan negara itu.

Aliansi yang berkuasa runtuh setelah Muhyiddin menarik keluar Partai Bersatu untuk bekerja dengan pemerintah sebelumnya, yang telah dituduh melakukan korupsi besar-besaran. Mahathir lantas mengundurkan diri sebagai protes.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Gempur Yordania, Iran...
Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS
Rekomendasi
Driver Taksi Ini Simpan...
Driver Taksi Ini Simpan Rahasia Gelap, Nonton Microdrama Midnight Meter di V+Short
Review iCar V23: SUV Boxy...
Review iCar V23: SUV Boxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Berita Terkini
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved