Biden Nyatakan AS Tak Cemas Putin Bakal Nekat Luncurkan Perang Nuklir
Rabu, 02 Maret 2022 - 00:51 WIB
Baca juga: Putin Dituduh Sembunyikan Keluarganya di Bunker Anti-Nuklir Bawah Tanah
Putin memerintahkan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu dan Kepala Staf Umum Militer Jenderal Valery Gerasimov untuk menempatkan pasukan nuklir negara dalam “mode tugas tempur".
“Negara-negara Barat tidak hanya mengambil tindakan tidak bersahabat terhadap negara kita di bidang ekonomi, tetapi para pejabat tinggi dari anggota NATO terkemuka membuat pernyataan agresif mengenai negara kita,” kata Putin.
Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengecam langkah Putin. "Kami pikir retorika provokatif seperti ini mengenai senjata nuklir berbahaya, menambah risiko salah perhitungan, harus dihindari dan [kami] tidak akan menurutinya," katanya.
"Kami menilai arahan Presiden Putin dan saat ini tidak melihat alasan untuk mengubah tingkat kewaspadaan kami sendiri," ujar Psaki.
Ketika ditanya apakah AS melakukan sesuatu untuk mengurangi risiko perang nuklir, Psaki menjawab: “Apa yang kami coba lakukan adalah mengurangi ketegangan, mengurangi tenor retorika dan memperjelas bahwa kami telah melihat pola ini di masa lalu, yang menunjukkan melalui informasi yang salah bahwa ada ancaman yang diajukan kepada Presiden Putin di Rusia yang tidak ada.”
Putin memerintahkan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu dan Kepala Staf Umum Militer Jenderal Valery Gerasimov untuk menempatkan pasukan nuklir negara dalam “mode tugas tempur".
“Negara-negara Barat tidak hanya mengambil tindakan tidak bersahabat terhadap negara kita di bidang ekonomi, tetapi para pejabat tinggi dari anggota NATO terkemuka membuat pernyataan agresif mengenai negara kita,” kata Putin.
Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengecam langkah Putin. "Kami pikir retorika provokatif seperti ini mengenai senjata nuklir berbahaya, menambah risiko salah perhitungan, harus dihindari dan [kami] tidak akan menurutinya," katanya.
"Kami menilai arahan Presiden Putin dan saat ini tidak melihat alasan untuk mengubah tingkat kewaspadaan kami sendiri," ujar Psaki.
Ketika ditanya apakah AS melakukan sesuatu untuk mengurangi risiko perang nuklir, Psaki menjawab: “Apa yang kami coba lakukan adalah mengurangi ketegangan, mengurangi tenor retorika dan memperjelas bahwa kami telah melihat pola ini di masa lalu, yang menunjukkan melalui informasi yang salah bahwa ada ancaman yang diajukan kepada Presiden Putin di Rusia yang tidak ada.”
Lihat Juga :