Rusia Bombardir 33 Situs Sipil Ukraina dalam 24 Jam, 2 Anak Tewas

Jum'at, 25 Februari 2022 - 18:26 WIB
Baca juga: Ukraina Sendirian Hadapi Serangan Rusia, Mengapa AS dan NATO Hanya Menonton?

Dia berbicara ketika pasukan Moskow mencapai ibu kota, di mana ledakan terdengar di kota yang digambarkan pemerintah sebagai "serangan roket yang mengerikan".

“Sistem pertahanan udara Ukraina mempertahankan langit kita,” katanya. “Orang-orang Ukraina menunjukkan kepahlawanan.”

“Semua pasukan kami melakukan segala yang mungkin untuk melindungi orang-orang," ujarnya.

Pemimpin Ukraina meminta orang-orang untuk menunjukkan solidaritas dan membantu orang tua menemukan tempat berlindung dan akses ke informasi nyata.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!