Gagal Rebut Donbass, Presiden Ukraina Zelensky Didesak Mundur

Rabu, 23 Februari 2022 - 12:35 WIB
“Selama dua setengah tahun, terlepas dari seruan mitra asing Ukraina, oposisi Ukraina, tuntutan warga, dan kewajiban internasional Ukraina, tidak ada satu langkah pun yang diambil menuju implementasi bagian politik dari perjanjian Minsk, perdamaian. dan persatuan,” ungkap pernyataan itu.

Partai itu menegaskan, “Sebaliknya, perwakilan pihak berwenang berulang kali menyatakan kesepakatan itu tidak menguntungkan, menuntut agar direvisi dan hanya menolak mematuhi.”

“Pada akhirnya, para pengikut kebijakan (mantan Presiden Ukraina Petro) Poroshenko mengabaikan kerangka kontrak internasional untuk kembalinya Donbass dan membawa negara itu ke eskalasi konflik yang serius,” papar partai tersebut.

“Platform Oposisi untuk Hidup percaya bahwa pemerintah, yang gagal dalam tugas memulihkan perdamaian dan mengembalikan Donbass, harus pergi,” tegas partai tersebut.

Mereka menambahkan, “Negara dan warganya tidak harus membayar untuk kepengecutan para politisi, ambisi politisi dan politisi yang tidak bertanggung jawab. Kekalahan pemerintah Zelensky seharusnya tidak menjadi kekalahan bagi negara.”

Zelensky adalah mantan aktor televisi dan komedian yang berasal dari kota Russophone Ukraina Kryvyi Rih dan merupakan penutur asli bahasa Rusia.

Dia memenangkan tawaran yang tidak mungkin untuk menduduki kursi kepresidenan pada April 2019 dengan platform perdamaian di Donbass.

Dia menang telak melawan Poroshenko, pemimpin petahana yang telah menjadi presiden sejak Mei 2014.

“Saya pikir kita akan memiliki perubahan personel. Bagaimanapun, kita akan melanjutkan ke arah pembicaraan (perdamaian) Minsk dan menuju penyelesaian gencatan senjata,” ujar Zelensky saat itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!