Penduduk Garis Depan Ukraina: Kami Mengantisipasi Perang

Rabu, 23 Februari 2022 - 03:19 WIB
Tembakan dan tembakan mortir secara bertahap meningkat seiring berjalannya hari. Ledakan yang memekakkan telinga mulai mengguncang dinding dan memicu alarm mobil.

Asap hitam terlihat mengepul dari pembangkit listrik setempat setelah dihantam.

"Mereka mengincar jembatan," kata seorang pria dengan tenang saat tanah berguncang di bawahnya, sebelum menyeret sebuah kotak berat ke 4x4 miliknya.

Di dekatnya, Daniil dan ayahnya duduk merokok di bangku di luar rumah mereka.

Pria yang lebih muda, yang menganggur, mengatakan dia ingin tinggal di Schastya meskipun kekurangan pekerjaan tetapi pidato Putin akan mengubah banyak hal.

"Mereka mengakui republik dan, jika mereka mengakui republik, itu berarti akan ada eskalasi. Dan jika ada eskalasi, itu berarti kita harus pergi," tuturnya.

Baca juga: Mengenal Donetsk dan Luhansk yang Diakui Putin sebagai Negara Merdeka
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!