Mengenal Xi Mingze, Putri Cantik Presiden China yang Misterius

Sabtu, 13 Juni 2020 - 17:31 WIB
Ditanya apakah dia khawatir tentang keselamatan putrinya, Peng berkata; “Karena gempa bumi telah merenggut begitu banyak nyawa dan memicu bencana besar, putri saya harus pergi ke garis depan untuk membantu. Selama tujuh hari sebagai sukarelawan, dia bekerja keras dan tidak pernah mengeluh. Dia belajar banyak dan juga membuat banyak teman lokal. Dia mengatakan orang-orang di Sichuan ramah, kuat, dan baik hati."

Layaknya anak para pemimpin dunia, Xi juga dikelilingi para pengawal China 24 jam sehari. Privasi gadis itu juga dijaga ketat oleh ayahnya.

Sosoknya yang misterius mirip putri-putri Presiden Rusia Vladimir Putin yang sarat dengan rahasia. Sensor ketat internet oleh China juga membuat sosok Xi Mingze sulit dikenal oleh dunia luar.

Dia pernah melakukan perjalanan ke Amerika Serikat (AS) pada tahun 2010 untuk belajar di Universitas Harvard di Massachusetts dengan nama samaran, tetapi tidak sampai 2012 dan tak banyak orang yang pernah mendengar sosoknya.

The Washington Post pertama kali melaporkan pada bulan Mei tahun itu bahwa Xi adalah seorang sarjana di sekolah Ivy League yang bergengsi, tetapi memasukkan beberapa perincian lain kecuali bahwa kehadirannya "tidak penting". Media itu hanya menulis hal umum tentang Xi, yakni; "Sesama pelajar yang menggambarkan (dirinya) rajin belajar dan bijaksana.”

Laporan tersebut mencatat bahwa Xi Mingze telah menghadiri sebuah diskusi tentang keributan politik yang mengguncang Partai Komunis China yang berkuasa."Yang mana sarjana sarjana perempuan yang rendah hati dengan andil langsung dalam hasilnya, duduk mendengarkan dengan penuh perhatian dari deretan atas ruang kuliah," tulis Washington Post.

Belakangan pada tahun itu, seorang jurnalis dari Mail on Sunday Inggris berhasil melacak beberapa orang yang mengenalnya, dan menerbitkan sebuah cerita singkat disertai dengan foto Xi yang muncul di Facebook.

"Dia kutu buku, sangat pendiam dan rajin belajar," kata salah seorang kenalannya, seorang penulis China, kepada surat kabar tersebut yang dilansir news.com.au, Sabtu (13/6/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!