Waswas Diinvasi Rusia, Ukraina Dipasok Rudal Anti-Pesawat oleh Lithuania

Senin, 14 Februari 2022 - 07:13 WIB
Para pejabat militer mengatakan Ukraina telah secara signifikan memperkuat angkatan bersenjatanya dengan bantuan sekutu, memperlengkapi tentara, khususnya, dengan sistem anti-tank Amerika dan Inggris dan drone Turki.

Amerika Serikat dan sekutunya mengatakan Rusia dapat menyerang Ukraina kapan saja.

Rusia, yang memiliki lebih dari 100.000 tentara yang berkumpul di dekat Ukraina, membantah memiliki rencana semacam itu.

Moskow menyatakan keprihatinan pada hari Minggu tentang keputusan beberapa negara untuk memindahkan perwakilannya dalam misi pemantauan khusus Eropa di Ukraina (SMM) ke Organisasi Kerjasama Keamanan (OSCE).

Sebelumnya pada hari itu, juru bicara Republik Rakyat Lugansk—wilayah yang memproklamirkan merdeka dari Ukraina—memperingatkan bahwa penarikan perwakilan Uni Eropa, AS, dan Inggris dari SMM dengan dalih bahwa keselamatan mereka tidak dapat dipastikan dapat berarti bahwa provokasi skala besar oleh Kiev atau dermawan Barat-nya mungkin terjadi sebentar lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!