Arab Saudi Masukkan 8 Negara Tambahan sebagai Pemasok ART

Selasa, 08 Februari 2022 - 04:39 WIB
Baca: Kian Membuka Diri, Arab Saudi Gelar Festival Yoga Pertama

Dia juga menggarisbawahi perlunya membuat kontrak untuk mempekerjakan pekerja rumah tangga melalui portal Musaned milik kementerian untuk melindungi hak-hak kedua belah pihak dan menghindari perselisihan.

Seperti dikutip dari The Business Standard, dengan tambahan 8 negara itu, maka Arab Saudi telah membuka pintu bagi 16 negara, yakni Filipina, Niger, India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Vietnam, Mauritania, Uganda, Eritrea, Afrika Selatan, Madagaskar, Uzbekistan, Kamboja, Mali, dan Kenya.

Sementara itu, Sri Lanka mengaku akan fokus pada pengiriman tenaga kerja yang lebih terampil ke Arab Saudi. “Kami akan berkonsentrasi pada ekspor tenaga kerja terampil ke Arab Saudi, karena Sri Lanka lebih bergantung pada remitansi pekerja migrannya ke kas negaranya,” jelas Falah Al-Hebshi Mowlana, kepala konsulat jenderal Sri Lanka di Jeddah pada Arab News awal pekan ini.

Menurutnya, ada hampir 500.000 warga negara Sri Lanka yang sudah tinggal dan bekerja di wilayah Kerajaan Arab Saudi, sebagian besar di Riyadh, Dammam, Jeddah, Mekah dan Madinah. Ini menjadikan Arab Saudi sebagai salah satu sumber utama arus masuk pengiriman uang ke Kolombo.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!