Pasukan AS Mulai Mendarat di Negara-negara Eropa, Termasuk Jerman
Minggu, 06 Februari 2022 - 05:45 WIB
AS menuduh Rusia sedang merencanakan serangan terhadap Ukraina. Moskow membantah klaim ini, dan membantah tuduhan badan intelijen AS bahwa Rusia berencana melakukan insiden “bendera palsu” untuk membenarkan serangan semacam itu.
AS menyatakan Ukraina harus diizinkan bergabung dengan aliansi NATO, sesuatu yang selama beberapa dekade dianggap Rusia sebagai ancaman yang tidak dapat diterima terhadap keamanannya.
Sepanjang negosiasi, Moskow menuntut AS dan NATO menghentikan perluasan berkelanjutan dari aliansi era Perang Dingin. Namun para pemimpin di Washington dan Brussel menolak mempertimbangkan langkah tersebut.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko menyebut, “Pengerahan AS langkah destruktif yang hanya akan menyenangkan pemerintah pro-Barat Ukraina, serta meningkatkan ketegangan militer dan mengurangi margin untuk solusi politik.”
AS menyatakan Ukraina harus diizinkan bergabung dengan aliansi NATO, sesuatu yang selama beberapa dekade dianggap Rusia sebagai ancaman yang tidak dapat diterima terhadap keamanannya.
Sepanjang negosiasi, Moskow menuntut AS dan NATO menghentikan perluasan berkelanjutan dari aliansi era Perang Dingin. Namun para pemimpin di Washington dan Brussel menolak mempertimbangkan langkah tersebut.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko menyebut, “Pengerahan AS langkah destruktif yang hanya akan menyenangkan pemerintah pro-Barat Ukraina, serta meningkatkan ketegangan militer dan mengurangi margin untuk solusi politik.”
(sya)
Lihat Juga :