Lebanon Bongkar 17 Jaringan Mata-mata Israel, 20 Tersangka Ditangkap

Selasa, 01 Februari 2022 - 04:08 WIB
Agen diduga direkrut oleh Israel melalui media sosial, di mana mereka ditawari uang sebagai imbalan atas kerja sama mereka, tambah laporan itu.

Baca: 4 Komandan Mossad Mundur, Ada Apa dengan Intelijen Israel?

"Penyelidikan mengungkapkan bahwa setidaknya 12 tahanan sadar bahwa mereka bekerja untuk Israel dan sisanya percaya bahwa mereka bekerja untuk lembaga internasional atau organisasi non-pemerintah," lapor Al-Akhbar.

Perdana Menteri Najib Mikati mengatakan, penangkapan itu telah membantu menghentikan "upaya untuk merusak keamanan dan menyabotase stabilitas negara," menurut pernyataan kabinet yang dibacakan oleh Menteri Informasi Abbas Halabi.

Dilaporkan pula, Abed al-Karim Abu Odeh (35) adalah salah satu komandan militer Hamas yang ditahan di penjara Gaza oleh kelompoknya sendiri atas tuduhan menjadi mata-mata Israel. Dia ditangkap dan ditahan sejak 2019. Namun, dia melarikan diri dari penjara pada Sabtu pagi pekan lalu.

Abu Odeh, yang kini jadi buronan kelompoknya sendiri, dicurigai memetakan terowongan bawah tanah dengan alat pelacak yang diduga diterimanya dari "bos"-nya di Israel. Tidak jelas bagaimana Abu Odeh, yang ditahan di Penjara Ansar di Jalur Gaza, berhasil melarikan diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!