Kapal Induk Terbaru AS Ini Cukup Mahal, Tapi Diragukan Bisa Bertahan dari Serangan
Rabu, 26 Januari 2022 - 06:01 WIB
Kantor pengujian Pentagon mengatakan bahwa penilaian sistem kunci mengidentifikasi beberapa kekurangan desain yang sebelumnya tidak ditemukan. Laporan itu juga menambahkan bahwa angkatan laut telah menyoroti area di mana kapal, dan tiga kapal saudaranya, dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kemampuan bertahan.
"Kekurangannya dalam menetralisir ancaman yang masuk terlihat jelas meskipun sistem sensor dengan memuaskan mendeteksi, melacak dan menyerang target," bunyi penilaian tersebut.
"Sistem senjata mirip Gatling kapal juga mengalami banyak kegagalan keandalan yang dalam beberapa kasus mencegah sistem menjalankan misinya,” kata kantor pengujian seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (26/1/2022).
Baca juga: Tegang dengan China, 2 Kapal Induk dan 26 Jet F-35 AS Manuver di Laut Filipina
Menurut Bloomberg, Laporan itu, yang berisi informasi tidak rahasia dan "tidak rahasia terkendali", telah diedarkan ke Angkatan Laut. Ia mengklaim bahwa “hanya penilaian terbatas” dari efektivitas sistem tempur saat ini yang mungkin dan mencatat bahwa kantor pengujian berencana untuk mengirim laporan sementara ke Kongres pada 30 September.
"Kekurangannya dalam menetralisir ancaman yang masuk terlihat jelas meskipun sistem sensor dengan memuaskan mendeteksi, melacak dan menyerang target," bunyi penilaian tersebut.
"Sistem senjata mirip Gatling kapal juga mengalami banyak kegagalan keandalan yang dalam beberapa kasus mencegah sistem menjalankan misinya,” kata kantor pengujian seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (26/1/2022).
Baca juga: Tegang dengan China, 2 Kapal Induk dan 26 Jet F-35 AS Manuver di Laut Filipina
Menurut Bloomberg, Laporan itu, yang berisi informasi tidak rahasia dan "tidak rahasia terkendali", telah diedarkan ke Angkatan Laut. Ia mengklaim bahwa “hanya penilaian terbatas” dari efektivitas sistem tempur saat ini yang mungkin dan mencatat bahwa kantor pengujian berencana untuk mengirim laporan sementara ke Kongres pada 30 September.
Lihat Juga :